Tokoh Lansia

Dari Lansia
Revisi sejak 15 Juli 2015 09.16 oleh Lansia (bicara | kontrib)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ketika usia sudah lebih dari 50 tahun, rasanya sulit untuk melakukan banyak hal yang ingin kita lakukan, mengingat kelemahan fisik yang dialami. Namun karena kasih, maka kekuatan itu datang. Kasih dari Tuhan telah menguatkan anak-anak-Nya yang tetap ingin melayani meskipun usia tidak lagi mendukung. Mari kita simak tokoh-tokoh lansia berikut.

  • John G. Paton
    Ketika masih remaja, John Paton meninggalkan sekolah karena kejamnya perlakuan sang kepala sekolah. Tetapi dia berkeinginan keras untuk menjadi seorang misionaris. Oleh karena itu, dia berusaha keras untuk belajar sendiri.
  • Thomas Obadiah Chisholm
    Thomas Obadiah Chisholm lahir di sebuah rumah kayu di Franklin, Kentucky, pada 29 Juli 1866. Keluarganya sangat miskin dan ia tidak mampu mendapatkan pendidikan yang sangat baik. Dia bersekolah di sebuah desa kecil dan tidak pernah lulus dari pendidikan sekolah dasar.
  • Mother Teresa
    Tuhan memang tidak pernah membiarkan anak-anak-Nya berjuang sendirian. Inilah yang dirasakan oleh Bunda Teresa tatkala perjuangannya mulai mendapat perhatian, tidak hanya individu-individu, melainkan juga dari berbagai organisasi gereja.
  • George Muller
    Pada hari-hari tuanya, ia sudah berjalan hampir 200.000 mil di 42 negeri, dengan memberitakan Injil kepada 3.000.000 pendengar. Sesudah melayani Tuhan semasa hidupnya, maka seperti Musa, rohnya diambil Tuhan, pagi-pagi sekali, pada tanggal 10 Maret 1898, tatkala dia berada sendirian saja dalam kamarnya. Waktu itu ia sudah mencapai umur 93 tahun.