Humor Kakek Nenek

Dari Lansia
Revisi sejak 10 Agustus 2011 09.04 oleh Lansia (bicara | kontrib)

Manfaat humor ada bermacam-macam, salah satunya untuk membuat wajah tampak awet muda, karena otot-otot yang kita gunakan untuk tersenyum akan mengangkat wajah kita supaya tidak keriput :> Dengan demikian bagi para lanjut usia yang ingin selalu tampak awet muda, silakan tersenyum membaca humor-humor berikut.

CINCINNYA LUNAS

Sepasang kakek dan nenek duduk berdua di taman untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50.

Nenek: Apa hadiahmu buatku, Kek?

Kakek: Ini, Nek (sambil memberikan sebuah cicin). Cincin ini sekarang resmi menjadi milikmu.

Nenek: Lho? ini khan cincin pernikahan kita yang hilang dulu?!

Kakek: Iya, Nek. Cicilannya sudah lunas hari ini.

"TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan." (Mazmur 145:18)

BANGUN TENGAH MALAM

"Nek, ketika Nenek dan Kakek punya bayi untuk pertama kalinya, pada saat tengah malam pernahkah Kakek sendiri yang bangun untuk memberikan susu pada bayinya?"

"Ohh ... nggak pernah, Nenek yang selalu melakukannya sendiri."

"Hhhmm ... saat itu pasti belum jamannya emansipasi wanita ya?"

"Bukan ... waktu itu belum ada botol susu untuk bayi."

Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya. (1 Tesalonika 2:7)

JATUH

Suatu hari, di sebuah rumah di tepian kota, terjadi pembicaraan antara kakek dengan cucunya.

Cucu: Kek, kemarin ada orang jatuh dari lantai tiga!

Kakek: Emangnya kenapa?

Cucu: Anehnya orang itu tidak meninggal!

Kakek: Ah, itu sih biasa!

Cucu: Lho kok? (Dengan penuh heran, si cucu menatap wajah kakeknya)

Kakek: Waktu Kakek masih muda dulu, Kakek pernah jatuh dari lantai enam!

Cucu: Waooooo!

Kakek: Hanya jari manis kakek yang keseleo! Yang lain patah semua.

"Setiap orang yang tinggi hati adalah kekejian bagi TUHAN; sungguh, ia tidak akan luput dari hukuman." (Amsal 16:5)

SUKA FILM LUCU

Kakek: "Mestinya di televisi lebih banyak menayangkan film Mr. Bean atau Charlie Chaplin."

Cucu: "Memangnya kenapa, kakek penggemar film-film lucu yah?"

Kakek: "Bukan begitu, Cu, soalnya kuping kakek sekarang sudah tuli!"

Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Roma 10:17)

OLAHRAGA KARENA SALAH

Kakek sedang merayakan ultahnya yang ke-100 dan semua orang memuji betapa ia masih sangat atletis dan sehat pada usia itu.

"Saudara-saudara, saya akan memberitahumu rahasia kesuksesanku," katanya. "Saya selalu berjalan-jalan setiap hari selama 75 tahun hingga saat ini."

Semua orang yang ada terkesan dan menanyakan bagaimana ia bisa bersemangat dan disiplin berolahraga seperti itu. "Yach, istriku dan aku menikah 75 tahun yang lalu. Pada malam pernikahan kami, kami membuat janji suci. Kapan pun kami bertengkar, yang terbukti bersalah akan pergi keluar rumah dan berjalan-jalan."

"Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" (Mazmur 133:1)

Sumber: Good Clean Fun

KAKEK NAIK MOBIL

Seorang kakek naik mobil bersama cucunya yang berusia sembilan tahun, dan tidak sengaja menekan bel mobil. Sang cucu menoleh dan melihatnya minta penjelasan.

Kata sang kakek, "Aku tidak sengaja menekan belnya."

Jawabnya, "Aku tahu, Kakek."

Si kakek bingung, "Kok kamu bisa tahu?"

Jawabnya, "Karena Kakek ngga bilang `bodoh!` setelah bel bunyi."

"Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu." (Kolose 3:8)