Top Konseling Lansia: Perbedaan antara revisi

Dari Lansia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
Lansia adalah usia yang rentan pada kesehatan fisik dan mental. Banyak orang berkata bahwa semakin tua akan semakin menyerupai anak-anak. Sulit melakukan "ini dan itu", emosinya pun tidak terkontrol dengan baik. Oleh karena itu mereka membutuhkan konseling. Situs ini menyajikan bahan-bahan konseling yang dibutuhkan oleh para lansia.  
Lansia adalah usia yang rentan pada kesehatan fisik dan mental. Banyak orang berkata bahwa semakin tua akan semakin menyerupai anak-anak. Sulit melakukan "ini dan itu", emosinya pun tidak terkontrol dengan baik. Oleh karena itu mereka membutuhkan konseling. Situs ini menyajikan bahan-bahan konseling yang dibutuhkan oleh para lansia.  
*[http://c3i.sabda.org/15/jan/2007/konseling_usia_senja_siapa_takut Usia Senja, Siapa Takut?]<br>Pada umumnya, semua manusia ingin panjang umur, tetapi sedikit yang mau menjadi tua. Itulah salah satu penyebab bertumbuhnya salon-salon kecantikan atau pusat-pusat kebugaran yang menawarkan harapan untuk melawan kodrat. Namun, betapa pun manusia mampu memanipulasi penampilan jasmaniah sehingga tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya, pergumulan batiniah tetap tidak bisa disembunyikan. Oleh karena itu, setiap orang sebaiknya mempersiapkan diri guna menyongsong usia senja yang pasti datang menjelang, entah esok atau lusa.


*[http://tuhangembalakuyangbaik.blogspot.com/2013/02/memasuki-masa-lansia-dengan-bahagia.html Memasuki Masa Lansia dengan Bahagia]<br>Kehadiran para lansia harus diakui sebagai anugerah. Bagaimana pun kekehadiran para lansia tetap memberikan sumbangan bagi generasi zaman ini untuk menemukan kembali makna utama hidup. Berkat pengalamannya para lansia mampu menjadikan masyarakat dan kebudayaan lebih manusiawi dan sangat berharga.
*[http://tuhangembalakuyangbaik.blogspot.com/2013/02/memasuki-masa-lansia-dengan-bahagia.html Memasuki Masa Lansia dengan Bahagia]<br>Kehadiran para lansia harus diakui sebagai anugerah. Bagaimana pun kekehadiran para lansia tetap memberikan sumbangan bagi generasi zaman ini untuk menemukan kembali makna utama hidup. Berkat pengalamannya para lansia mampu menjadikan masyarakat dan kebudayaan lebih manusiawi dan sangat berharga.
*[http://c3i.sabda.org/15/jan/2007/konseling_usia_senja_siapa_takut Usia Senja, Siapa Takut?]<br>Pada umumnya, semua manusia ingin panjang umur, tetapi sedikit yang mau menjadi tua. Itulah salah satu penyebab bertumbuhnya salon-salon kecantikan atau pusat-pusat kebugaran yang menawarkan harapan untuk melawan kodrat. Namun, betapa pun manusia mampu memanipulasi penampilan jasmaniah sehingga tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya, pergumulan batiniah tetap tidak bisa disembunyikan. Oleh karena itu, setiap orang sebaiknya mempersiapkan diri guna menyongsong usia senja yang pasti datang menjelang, entah esok atau lusa.


*[http://c3i.sabda.org/01/feb/2005/konseling_tahun_tahun_emas Tahun-Tahun Emas]<br>Masa depan bukan milik kita; masa depan adalah milik Tuhan. Jika usia emas diberikan kepada kita selama masa pensiun, itu adalah karunia. Masa pensiun bukanlah hadiah atas kerja keras kita.
*[http://c3i.sabda.org/01/feb/2005/konseling_tahun_tahun_emas Tahun-Tahun Emas]<br>Masa depan bukan milik kita; masa depan adalah milik Tuhan. Jika usia emas diberikan kepada kita selama masa pensiun, itu adalah karunia. Masa pensiun bukanlah hadiah atas kerja keras kita.

Revisi per 28 Agustus 2014 04.44

Lansia adalah usia yang rentan pada kesehatan fisik dan mental. Banyak orang berkata bahwa semakin tua akan semakin menyerupai anak-anak. Sulit melakukan "ini dan itu", emosinya pun tidak terkontrol dengan baik. Oleh karena itu mereka membutuhkan konseling. Situs ini menyajikan bahan-bahan konseling yang dibutuhkan oleh para lansia.

  • Usia Senja, Siapa Takut?
    Pada umumnya, semua manusia ingin panjang umur, tetapi sedikit yang mau menjadi tua. Itulah salah satu penyebab bertumbuhnya salon-salon kecantikan atau pusat-pusat kebugaran yang menawarkan harapan untuk melawan kodrat. Namun, betapa pun manusia mampu memanipulasi penampilan jasmaniah sehingga tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya, pergumulan batiniah tetap tidak bisa disembunyikan. Oleh karena itu, setiap orang sebaiknya mempersiapkan diri guna menyongsong usia senja yang pasti datang menjelang, entah esok atau lusa.
  • Memasuki Masa Lansia dengan Bahagia
    Kehadiran para lansia harus diakui sebagai anugerah. Bagaimana pun kekehadiran para lansia tetap memberikan sumbangan bagi generasi zaman ini untuk menemukan kembali makna utama hidup. Berkat pengalamannya para lansia mampu menjadikan masyarakat dan kebudayaan lebih manusiawi dan sangat berharga.
  • Tahun-Tahun Emas
    Masa depan bukan milik kita; masa depan adalah milik Tuhan. Jika usia emas diberikan kepada kita selama masa pensiun, itu adalah karunia. Masa pensiun bukanlah hadiah atas kerja keras kita.
  • Mencegah Masalah-Masalah Dalam Usia Lanjut
    Mungkin kita tidak selalu bisa mencegah proses penuaan, tapi kita bisa membantu orang untuk secara efektif menanggulangi dan meghindari perilaku negatif yang sering mempercepat kemerosotan fisik dan kejiwaan. Dorongan terhadap manusia di empat bidang diperlukan dalam pencegahan masalah di usia lanjut.
  • Relasi Orang Tua Dan Anak Di Hari Tua
    Ringkasan tanya jawab dengan Pdt. Dr. Paul Gunadi berikut mengutarakan bagaimana anak dan orang tua hendaknya menjalin relasi supaya ketika orang tua mulai berusia senja relasi mereka tetap terbina dengan baik.